Minggu, 03 November 2019

Soal DDA Alogaritm berserta jawabannya

ALGORITMA DDA & BRESENHAM

1. Algoritma DDA
DDA ( Digital Differential Analyzer) adalah garis yang membentang antara 2 titik, P1 dan P2. Dimana ke-2 titik ini membentuk sudut yang besarnya sangat bervariasi. Bekerja atas dasar penambahan nilai x dan nilai y. Dimana pada garis lurus, turunan pertama dari x dan y adalah kostanta.
Konsep Algoritma DDA :
2. Algoritma Bresenham
Algoritma Garis Bresenham adalah suatu algoritma yang menentukan titik-titik dalam dimensi yang membentuk pendekatan dekat dengan garis lurus antara dua titik yang diberikan. Pendekatan ini biasa digunakan untuk menggambar garis pada layar komputer, karena hanya menggunakan integer penambahan, pengurangan dan pergeseran. Algoritma ini merupakan salah satu algoritma paling awal yang dikembangkan di bidang komputer grafis.
Konsep Algoritma Bresenham :
Contoh soal :

Tentukan dua titik (2,2) , (6,8) dengan menggunakan Algoritma DDA dan Bresenham!
Pembahasan : (jika gambarnya kurang jelas, klik saja gambarnya (zoom sendiri))
a). Algoritma DDA

Tabel :
b). Algoritma Bresenham
Demikian mengenai Algoritma DDA & Bresenham, semoga bermanfaat.

Senin, 14 Oktober 2019

Buatlah Resume Perangkat Jaringan - Repeater - Bridge - NIC ( Network Interface Card )

TUGAS MANDIRI

·         Buatlah Resume Perangkat Jaringan
- Repeater
- Bridge
- NIC ( Network Interface Card )



1.REPEATER

Repeater adalah alat yang berfungsi untuk memperkuat sinyal di dalam jaringan komputer.

Karakteristik Repeater:
  1. Mempunyai kelemahan tidak dapat melakukan filter traffic jaringan.
  2. Data yang masuk ke port repeater akan tersebar ke segmen-segmen jaringan LAN tanpa memperhitungkan apakah data dibutuhkan atau tidak.
Cara kerja Repeater: 

Repeater pada umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian ,antennanyapun ditinggikan lagi yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan lebih jauh. Semakin tinggi letak repeater, maka akan lebih jauh pula daya jelajahnya. Seringnya repeater diletakkan disuatu lokasi yang  tinggi misalnya di puncak Gunung, atau Bukit , Antennanya pun  di instalasikan ditower yang cukup tinggi.
Memperkirakan jarak jangkau repeater, secara sangat sederhana adalah dengan melihat area dari lokasi tsb dengan mata kita, bila yang terlihat sangat luas, maka hampir dapat dipastikan, sejauh mata kita memandang, sampai sanalah  area yang dapat dicover oleh repeater itu, ( Line Of Sight ) Mengingat keterbatasan daya pandang, dapat saja coveragenya lebih jauh dari pandangan kita.
Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh ,daya pancar repeater, sensitivitas, serta sel;ektivitas dari repeater itu sendiri. Untuk meningkatkan  kekuatan pancaran, selain meletakkan repeater pada tempat yang tinggi, maka digunakan pula Antenna dengan penguatan ( gain ) yang besar.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYKKKnp2OlIxBJfNljWdoIW7kxClENU3zGaqKollHYv5u41fFR5bMNk_IDTMNTXx_A6vLhFx1VntEiCsgChsC7u7T39AH-5JmPFmYku8-x4Qao5IuKe1TcJtnQYVMRprN5Tn0Sw7KISxsk/s1600/th.jpg





2. BRIDGE

Bridge adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk memecah jaringan yang besar. Bridge bekerja pada layer data-link dari model OSI. Bridge bekerja dengan mengenali alamat MAC asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara otomatis membangun sebuah table internal. Tabel ini berfungsi untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan filtering.

Karakteristik Bridge:
  1. Bridge dapat mengontrol broadcast pada jaringan yang terkoneksi melalui dirinya.
  2. Seperti halnya fungsi switch, Bridge juga dapat mempelajari paket frame yang diterima dan alamat MAC tujuan untuk melakukan transmisi data/paket.
  3. Bridge dapat membantu membuat segmen jaringan luas menjadi lebih kecil agar mudah di monitor.
  4. Bridge juga dapat melakukan routing.
Cara kerja Bridge:

Bridge, juga dikenal sebagai switch layer 2, dari perngertiannya bridge adalah perangkat keras yang digunakan untuk membuat koneksi antara dua jaringan komputer yang terpisah atau untuk membagi satu jaringan menjadi dua. Kedua jaringan komputer ini biasanya menggunakan protokol yang sama; Ethernet adalah contoh dari protokol ini. Fungsi Bridge ini tidak terbatas pada Personal Komputer (PC), printer, router, switch dan hub. Perangkat yang terhubung ke jaringan melalui kartu adapter Ethernet memiliki apa yang dikenal sebagai alamat Media Access Control (MAC), juga disebut alamat fisik dari perangkat keras. Inilah yang secara unik mengidentifikasi perangkat untuk alamat yang kemudian dapat menentukan mana jaringan perangkat sedang terhubung.

Fungsi Bridge terutama untuk meneruskan data berdasarkan alamat MAC dari perangkat pengirim dan penerima. Operasi ini membantu untuk menghilangkan apa yang dikenal sebagai collision domain. Salah satu cara untuk mendefinisikan sebuah collision domain adalah jaringan di mana satu perangkat, juga disebut simpul, memaksa semua alat lain untuk menerima ketika sedang mengirim paket data. Definisi lain menyatakan bahwa domain tabrakan terjadi ketika dua atau lebih perangkat mencoba untuk mengirimkan informasi pada saat yang sama persis. Jaringan menjalankan Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection (CSMA / CD) harus, secara teori, dilindungi dari tabrakan yang terjadi, tetapi CSMA/CD ini bisa saja gagal.

Setiap kali tabrakan terjadi, transmisi paket data yang efisien sangat dikompromikan. Semakin banyak perangkat yang berada di jaringan mencoba untuk mengirimkan data, semakin besar peluang tabrakan terjadi. Sebuah Fungsi Bridge dapat digunakan untuk segmen satu jaringan menjadi dua, sehingga mengurangi jumlah perangkat bersaing untuk hak transmisi. Misalnya, jika jaringan A memiliki 20 perangkat, ada kemungkinan bahwa dua atau lebih dari mereka akan mencoba untuk mengirimkan data pada saat yang sama dan menyebabkan tabrakan. Jika Network Bridge ditambahkan, dapat membagi jaringan A ke jaringan A dan B dengan masing-masing 10 perangkat.

Setelah Network Bridge dimasukkan, maka akan dimulai “pengaturan” transmisi data dalam perangkat pada dua jaringan. Network Bridge menyelesaikan ini dengan merekam alamat MAC dari perangkat dalam sebuah tabel yang secara otomatis dihasilkan tanpa diprogram untuk melakukannya. Ketika perangkat pertama mentransmisikan data, Network Bridge akan menambahkan alamat MAC sebagai tabel forwarding untuk referensi di masa mendatang. Network Bridge juga melihat alamat MAC dari tujuan atau perangkat penerima. Jika tidak muncul dalam tabel, Network Bridge akan menyiarkan paket data ke semua perangkat pada kedua jaringan untuk menemukan tujuan.

Tabel forwarding langsung dibangun, Network Bridge tidak harus menunggu sampai menerima transmisi dari perangkat sebelum dapat belajar dengan alamat MAC. MAC address dari perangkat penerima juga harus mempelajari saluran, pencarian lokasi tujuan. Setelah tujuan merespon, alamatnya juga ditambahkan ke tabel forwarding dari Network Bridge. Akhirnya, semua alamat MAC akan ditangkap dan data paket akan efisien dialihkan langsung ke tempat tujuan. Ini akan terjadi tanpa semua perangkat harus mengantri untuk proses transmisi.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilPhbmunJgaIpx71X7AisLSgd2FLCpVU6cgOBujsYFk-IwAMz6nFdA_x9scjiOrdy7y0jHKMLC5hgpfHYrySHna7Q98C09Zu6IJlST1lyMrLp0JWggZqK_IHHbHv_XfcMxBs_pQR732vEk/s320/bridge.jpg





















3. NETWORK INTERFACE CARD (NIC)

NIC adalah singkatan dari Network Interface Card yaitu sebuah kartu yang fungsinya sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerja NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.

Fungsi NIC diantaranya:
  1. Sebagai media yang pengirimkan data ke komputer yang lain di dalam jaringan.
  2. Mengontrol data flow diantara komputer & sistem kabel.
  3. Sebagai penenerima data yang dikirim dari komputer/PC lain lewat kabel & menerjemahkannya ke dalam bit yang bisa dimengerti oleh komputer.


             

Selasa, 17 September 2019

muhamadfadhill.blogspot.com



Tugas mandiri

•Buat resume untuk jenis-jenis jaringan komputer dan upload ke dalam blog mahasiswa:

–PAN
–LAN
–WAN
–MAN

•Resume dan Alamat blog dikirim ke email dosen


Nama              : Muhamad Fadhilah
Nim                 : 1280438
Kelas               : 12.3A.06
Jurusan          : Teknik Informatika















Jaringan Komputer

Pengertian Jaringan Komputer
   Jaringan komputer merupakan sistem yang terdiri dari gabungan beberapa perangkat komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya, berkomunikasi dan akses informasi dari berbagai tempat.antar komputer yang satu dengan komputer yang lain.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfFdsgmz9W_S5Td_SLQOw0zM3zOlLPmt-B4NcNVN8bpbwZlO7a9Szgvbl1DS5PTusZraz5DA-RqQvwI9HQgQ0oiSToqtDjeTJhUUnLbk86D-JR8J4vxh1EjrCAgES2rRKDw2Lwct3keEJa/s1600/Jaringan+Komputer.jpg
Gambar Jaringan Komputer
Jenis Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Jangkauan

PAN (Personal Area Network)
   Personal Area Network adalah Jaringan komputer atau titik akses yang digunakan untuk berkomunikasi ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, ponsel, telepon, televise, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data personal ataupun perangkat komunikasi public seperti internet. Kontrol PAN dilakukan dengan authoritas pribadi. Data yang ditransmisikan oleh PAN bersifat khas dan personal karena digunakan untuk keperluan pribadi. Teknologi dan protokol yang digunakan PAN diantaranya adalah Wifi, Wireless Application Protocol (WAP), Bluetooth, Infrared, dan lain-lain.

      Personal Area Network hanya mampu menjangkau beberapa meter saja, tetapi juga bisa mencapai ratusan sampai ribuan kilometer apabila memanfaatkan jaringan global. PAN bisa digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi sendiri (komunikasi intrapersonal), atau dapat juga digunakan untuk menghubungkan ke jaringan tingkat yang lebih tinggi dan Internet (uplink). Jaringan PAN dapat kita buat dengan menggunakan teknologi jaringan nirkabel seperti Bluetooth, IrDA, Wireless.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCtkRPLO_JCVckgMS2ViMLuMkUrCAnSRJKuFUbZf6wFKfNYZb24lzeLAKdbLjMQadjhk_n9qgqcDwzEZV6m1seOUTVqM5kw_dNsa2rwpa34Upe9LfKeNwZ67z7A1X1eHDszHfbDvkX_Dc/s1600/pan.jpg
Personal Area Network
LAN (Local Area Network)
  Pengertian Jaringan LAN (Local Area Network) - Jaringan LAN adalah jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan jaringan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.

Description: https://www.technologyuk.net/telecommunications/networks/images/lan.gif
Local Area Network
       Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk jaringan LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi jaringan LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Pada sebuah jaringan LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal.


MAN (Metropolitan Area Network)
        Metropolitan Area Network (MAN) ialah sebuah jaringan komputer dalam suatu kota dengan transfer data yang berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai suatu lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan lain sebagainya. Jaringan MAN yaitu gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 sampai dengan 50 km, MAN ini adalah suatu jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota atau antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
Didalam jaringan MAN hanya mempunyai satu atau dua buah kabel yang berfungsi sebagai untuk mengatur paket data melalui kabel output. Tapi ada alasan utama untuk memisahkan MAN sebagai kategori khusus yaitu telah ditentukannya standart untuk MAN, dan standart ini sekarang sedang diimplementasikan. Standart tersebut disebut dengan DQDB (Distributed Queue Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE. DQDB terdiri dari dua buah kabel yaitu unidirectional dimana semua komputer dihubungkan.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfnby5DTXsgZUepD0C_TqdjJYTq324aB3OMl1z1JfqKQMJFNYY-H6kPehINScThbx5rrVT5nbsWndK29nNZIJcnlQj4flpXfimgex3CfmwSr3LRv3edFWSI_XpvPoOfYJ_D4N8pfYvLe9W/s400/lan-man-and-wan-ppt-final-10-638.jpg
      Sebetulnya ada dua jenis koneksi yang biasanya dipakai yakni yang pertama yaitu koneksi dengan cara memakai wireless dan yang kedua memakai kabel fiber optik. Sebagai contohnya yiatu pada jaringan pada Bank (sistem Online Perbankan). Setiap bank tentunya mempunyai kantor pusat dan kantor cabang. Di setiap kantor baik kantor cabang ataupun kantor pusat tentunya mempunyai LAN, penggabungan LAN – LAN di setiap kantor ini akan membentuk sebuah MAN. MAN biasanya dapat menunjang data teks dan suara, bahkan bisa berhubungan dengan jaringan televisi kabel atau gelombang radio.

WAN (Wide Area Network)

Description: https://mahrusalii.files.wordpress.com/2013/11/wide-area-network-wan.jpg?w=300&h=214
Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya, sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.
Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.

Rabu, 03 Juli 2019

potensi diri individu

CHARACTER BUILDING



MAKALAH
PENTINGNYA MOTIVASI DALAM PENINGKATAN POTENSI INDIVIDU


Nama            : Muhamad Fadhilah
Kelas                        : 12.2A.06
Study            :  TEKNIK INFORMATIKA



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah SAW beserta keluarga dan sahabatnya. Berkat kudrat dan iradat-Nya akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah yang membahas tentang  “POTENSI DIRI”  ini meupakan salah satu tugas mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Dalam kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, dorongan, bimbingan dan arahan kepada penyusun.
Dalam makalah ini kami menyadari masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu segala saran dan kritik guna perbaikan dan kesempurnaan sangat kami nantikan. Semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penyusun dan para pembaca pada umumnya.


Jakarta, 3 Juli 2019

Penulis



                                                                                                        Muhamad Fadhilah







DAFTAR ISI
Hal
HALAMAN JUDUL

KATA PENGANTAR.........................................................................................
i
DAFTAR ISI........................................................................................................
ii
BAB I
PENDAHULUAN...........................................................................
1

1.1
Latar Belakang......................................................................
1

1.2
Rumusan Masalah.................................................................
4
BAB II
PEMBAHASAN..............................................................................
5

2.1
Pengetian PotensiDiri............................................................
5

2.2
Macam-Macam Potensi Diri.................................................
7

2.3
Cara Mengenali Potensi Diri.................................................
8

2.4
Membangun Potensi Diri......................................................
11

2.5
Usaha-Usaha Pengembangan Potensi Diri............................
12

2.6
Hambatan-Hambatan Dalam Pencapaian Potensi Diri.....
14
BAB III
PENUTUP.......................................................................................
17

3.1
Kesimpulan...........................................................................
17

3.2
Saran.....................................................................................
17
DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................
18


BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar belakang
Telah lama diteliti bahwa selama hidupnya, manusia hanya menggunakan kurang dari 10% potensi diri yang tersembunyi di dalam otak. Bahkan sebagian besar manusia menggunakannya di bawah bilangan 5%. Lalu kemana yang 90% ? Jawabannya adalah potensi diri tersebut menunggu untuk digali. Dua dekade terakhir, penelitian tentang potensi diri manusia mengalami peningkatan yang signifikan. Semakin banyak metode-metode up to date dengan hasil penelitian yang mengungkap potensi diri dengan cara pengembangan potensi otak manusia. Bagaimanakah hubungan antara potensi diri atau potensi otak ini dengan kehidupan anda ? Pada realitasnya keduanya mempunyai hubungan yang erat sekali. Hal ini berarti, kemampuan anda untuk mengoptimalkan daya  otak anda akan sangat membantu anda untuk meraih target kesuksesan anda.
Potensi diri manusia sungguh luar biasa dahsyatnya. Lihatlah hasil karya potensi diri manusia di muka bumi ini. Meliputi berbagai bidang disiplin ilmu mengeksplorasi luasnya jagad besar (makrokosmos), teori-teori fisika dan kimia yang membuat manusia mampu pergi menjelajah ke bulan, mengeksplorasi luasnya angkasa luar,  meluncurkan satelit dengan kemampuan membaca setiap detil peta bumi secara lengkap dan jelas, menciptakan pesawat terbang super canggih, pesawat ulang alik nan menghebohkan, menciptakan kapal selam super power, menemukan jejaring internet yang membuat dunia ini serasa mengkerut  seolah-olah bagaikan dalam  genggaman tangan.
Begitu juga eksplorasi ke dalam jagad kecil (mikrokosmos) yang teramat rumit dan njelimet, temuan-temuan dalam bidang ilmu biologi, neuro science, neurologi, fisiologi, kimia mikro dan teknologi medis yang membuat manusia mampu  menciptakan organ-organ tubuh imitasi yang dapat mengganti fungsi organ ciptaan Tuhan yang telah rusak. Ilmu ekonomi yang mampu membuat imperium bisnis sangat besar dan kuat, digabung dengan ilmu sosial dan politik mampu menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di berbagai negara belahan bumi Eropa, Amerika dan Asia. Semua itu merupakan buah karya potensi otak manusia. Dahulu, sesuatu yang dianggap sebagai kodrat (harga mati) yang tak bisa lagi dirubah (diwiradat), kini manusia semakin membuktikan diri mampu membuat temuan-temuan dan hasil karya yang menakjubkan, boleh jadi dianggap mukjizat. Meciptakan lensa mata imitasi menggantikan lensa asli yang rusak terkena katarak atau aksiden, menganti jantung manusia dengan jantung binatang, bahkan dengan alat pemacu kerja jantung membuat seseorang mampu bertahan hidup puluhan tahun lagi.
Bukankah tugas manusia di bumi ini untuk membaca, memahami, lalu menghayati bahasa dan ilmu Tuhan yang Mahaluas tiada batasnya itu. Bukankah setiap ada kesulitan, manusia selalu tertantang berikhtiar menemukan jalan keluarnya ? Maka tak heran bila dalam teknologi elektronika-metafisika, manusia telah menemukan alat penyadap keberadaan roh halus dan eksistensi makhluk gaib lainnya. Bahkan mungkin manusia masa depan akan mampu mendeteksi dan menshooting dengan kamera khusus yang dapat menangkap berbagai wujud makhluk halus.
Perkembangan potensi manusia tentunya tidak akan berkembang pesat apabila mental spiritual, dan pola pikirannya masih terbelenggu oleh sistem nilai yang diam-diam mengikat kesadaran dari dalam alam bawah sadar Anda sendiri. Agama  pun sesungguhnya bukan untuk mengungkung mental, mengurung kesadaran dan kebebasan berfikir, serta membelenggu kemampuan jelajah spiritual manusia.  Sebaliknya, sungguh ideal di saat mana agama dipahami sebagai guidance (pemandu jalan) agar potensi dan prestasi manusia mampu mengembangkan kemampuan pikirnya secara maksimal, dengan orientasi yang terarah, bermanfaat sebagai berkah bagi alam semesta dan seluruh isinya. Pada hakekatnya peran semua agama bukan bertujuan untuk membatasi perkembangan potensi diri, kreatifitas dan kreativitas inovasi manusia. Melainkan menjaganya agar jangan sampai inovasi manusia disalahgunakan sehingga membuat kerusakan-kehancuran di muka bumi. Sebagai contoh, bila Anda percaya bahwa Tuhan itu berkah bagi alam semesta maka dinamit bukan untuk digunakan membunuh manusia lainnya, melainkan untuk menciptakan energi yang dimanfaatkan bagi kesejahteraan umat, serta menjaga dan melestarikan anugrah Tuhan berupa lingkungan alam.
Dapat dibayangkan besarnya prestasi apabila manusia mampu mendayagunakan potensi diri yang lebih besar lagi, hingga mencapai 50 % nya saja. Sebab biar seberapapun kemajuan dan kedahsyatan potensi manusia seperti contoh di atas, kenyataannya bagian yang 90% potensi masih terpendam di dalam diri dan dibiarkan sia-sia begitu  saja. Maka tugas masing-masing kita adalah bisa membuka, menggali, mengenali, mengembangkan, lalu memanfaatkan potensi diri lebih baik daripada hari ini. Bukan untuk mengejar kepentingan pribadi, melainkan untuk menggapai kebaikan yang lebih utama, yakni menghayati makna berkah bagi alam semesta, dengan berprinsip memanfaatkan hidup kita agar berguna bagi sesama, seluruh makhluk, dan lingkungan alam. Apabila prinsip ini Anda terapkan dalam lembaga terkecil keluarga, niscaya keluarga anda akan harmonis, tenteram, selamat, sejahtera, dan selalu kecukupan rejeki. Kalis ing rubeda, nir ing sambekala. Terlindung dari segala kefakiran ; fakir kesehatan, fakir harta, fakir ilmu, fakir hati nurani, fakir budi pekerti.
Secara teknis, untuk menjemput anugerah memerlukan kesadaran diri untuk mengembangkan potensi dalam diri. Untuk mengembangkan potensi diri, kita harus terlebih dahulu memahami 3 unsur utama yang mempengaruhi kepribadian manusia. Ketiga unsur tersebut sangat menentukan potensi diri dan  menjadi faktor penentu kesuksesan seseorang, adalah sebagai berikut :
1.    Data InPut. Data input di antaranya mencakup  sistem kepercayaan, ilmu pengetahuan, tradisi, budaya, lingkungan pergaulan dan pengalaman hidup. Semua itu merupakan faktor yang menentukan pola pikir (mind set) seseorang. Sistem  kepercayaan mencakup seperangkat nilai, sesuatu yang dianggap berharga, segala sesuatu yang diyakini, dan segala sesuatu yang dianggap benar. Cara pandang agama dalam memahami kehidupan ini akan berpengaruh terhadap cara pandang atau pola pikir (mind set) yang dimiliki para penganutnya. Demikian pula ilmu pengetahuan, tradisi, budaya, pengalaman hidup semuanya merangkum seperangkat nilai yang berisi bagaimana tingkat kesadaran manusia memahami setiap lini kehidupan ini. Tingkat kesadaran ini tercermin dalam pola pikir setiap individu.
2.    Pola Pikir (mind set) atau dalam ilmu Jawa disebut BÃ¥wÃ¥ : disebut pula sistem berfikir merupakan faktor penentu sistem perilaku atau kepribadian seseorang (behavior). Menentukan bagaimana seseorang mengambil atau menentukan suatu rencana tindakan. Pola pikir akan menentukan respon terhadap segala sesuatu yang terjadi di dalam diri (inner world) maupun lingkungan sosial dan lingkungan alamnya. Pola pikir setiap individu dipengaruhi oleh tingkat kesadarannya. Tingkat kesadaran ditentukan oleh pengalaman pribadi, lingkup pergaulan, ilmu pengetahuan, sistem kepercayaan, mitologi, dan kebudayaan. Pola pikir ini kemudian akan menentukan pola perilaku atau sistem perilaku.
3.    Sistem perilaku / Kepribadian (behavior) atau dalam ilmu Jawa disebut Solah :  adalah faktor yang menentukan tata cara berinteraksi, bertindak, berbuat atau penentu perbuatan terhadap dunia luar, lingkungannya, atau segala sesuatu peristiwa di dalam diri maupun lingkungan sosialnya.
1.2     Rumusan Masalah
a.    Pengertian potensi diri
b.    Macam-macam potensi diri
c.    Bagamainakah cara mengenali potensi diri ?
d.   Bagaimana cara embangun potensi diri
e.    Usaha-usaha untuk mengembangkan potensi diri
f.     Apa saja hambatan-hambatan dalammengembangkan potensi diri ?

BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Pengertian Potensi Diri
Potensi berasal dari kata bahasa Inggris to potent yang berarti keras, kuat. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia yang dimaksud potensi adalah kemampuan-kemampuan dan kualitas-kualitas yang dimiliki oleh seseorang, namun belum dipergunakan secara maksimal. Potensi merupakan suatu daya yang dimiliki oleh manusia, tetapi daya tersebut masih terpendam dalam diri yang bersangkutan. Setiap manusia pada dasrnya memiliki potensi, tetapi tidak setiap manusia berkehendak dan mau bekerja keras untuk mendayagunakan potensi tersebut.
Pengertian potensi diri adalah kemampuan yang dimiliki setiap pribadi (individu) yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan dalam berprestasi. Potensi diri adalah kemampuan yang terpendam pada diri setiap orang, setiap orang memilikinya. Potensi diri ada yang positif dan ada yang negatif. Potensi diri yang positif seperti :
a.    memiliki idealisme
b.    dinamis dan kreatif
c.    keberanian mengambil resiko
d.   optimis dan kegairahan semangat
e.    5.kemandirian dan disiplin murni
f.     fisik yang kuat dan sehat
g.    sikap ksatria
h.    terampi dalam menerapkan iptek
i.      kompetitif
j.      daya pikir yang kuat
k.    memiliki bakat
Selain potensi diri yang positif setiap manusia juga memiliki potensi diri yang negatif seperti :
a.    mudah diadu domba
b.    kurang berhati-hati
c.    emosional
d.   kurang percaya diri
e.    kurang mempunyai motivasi
Potensi diri merupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. Jadi kalau dihubungkan dengan kewirausahaan berarti kemampuan, kekuatan yang dimiliki seseorang dalam berusaha atau melakukan suatu usaha..
Secara umum, potensi dapat diklasifikasikan sebagai berikut.
·       Kemampuan dasar, seperti tingkat intelegensi, kemampuan abstraksi, logika dan daya tangkap.
·       Etos kerja, seperti ketekunan, ketelitian, efisiensi kerja dan daya tahan terhadap tekanan.
·       Kepribadian, yaitu pola menyeluruh semua kemampuan, perbuatan, serta kebiasaan seseorang, baik jasmaniah, rohaniah, emosional maupun sosial yang ditata dalam cara khas di bawah aneka pengaruh luar.
Menurut “Howard Gardner”, potensi yang terpenting adalah intelegensi, yaitu sebagai berikut:
1.    Intelegensi linguistik, intelegensi yang menggunakan dan mengolah kata-kata, baik lisan maupun tulisan, secara efektif. Intelegensi ini antara lain dimiliki oleh para sastrawan, editor, dan jurnalis.
2.    Intelegensi matematis-logis, kemampuan yang lebih berkaitan dengan penggunaan bilangan pada kepekaan pola logika dan perhitungan.
3.    Intelegensi ruang, kemampuan yang berkenaan dengan kepekaan mengenal bentuk dan benda secara tepat serta kemampuan menangkap dunia visual secara cepat. Kemampuan ini biasanya dimiliki oleh para arsitek, dekorator dan pemburu.
4.    Intelegensi kinestetik-badani, kemampuan menggunakan gerak tubuh untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan. Kemampuan ini dimiliki oleh aktor, penari, pemahat, atlet dan ahli bedah.
5.    Intelegensi musikal, kemampuan untuk mengembangkan, mengekspresikan dan menikmati bentuk-bentuk musik dan suara. Kemampuan ini terdapat pada pencipta lagu dan penyanyi.
6.    Intelegensi interpersonal, kemampuan seseorang untuk mengerti dan menjadi peka terhadap perasaan, motivasi, dan watak temperamen orang lain seperti yang dimiliki oleh seseorang motivator dan fasilitator.
7.    Intelegensi intrapersonal, kemampuan seseorang dalam mengenali dirinya sendiri. Kemampuan ini berkaitan dengan kemampuan berefleksi (merenung) dan keseimbangan diri.
8.    Intelegensi naturalis, kemampuan seseorang untuk mengenal alam, flora dan fauna dengan baik.
9.    Intelegensi eksistensial, kemampuan seseeorang menyangkut kepekaan menjawab persoalan-persoalan terdalam keberadaan manusia, seperti apa makna hidup, mengapa manusia harus diciptakan dan mengapa kita hidup dan akhirnya mati.
Potensi diri sebaiknya dikembangkan dengan cara berusaha dengan keras. Karena potensi ini tidak akan berpengaruh bila kita tidak berusaha untuk mengembangkan dan mewujudkanya.

2.2     Macam-Macam Potensi Diri
Potensi diri merupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. Manusia memiliki potensi diri yang dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:
1.    Potensi Fisik (Psychomotoric)
Merupakan potensi fisik manusia yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup. Misalnya mata untuk melihat, kaki untuk berjalan, telinga untuk mendengar dan lain-lain. Potensi diri ini dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk saling membagi kepentingan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Contohnya hidung untuk mencium bau, tangan untuk menulis, kaki untuk berjalan, telinga untuk mendengar, dan mata untuk melihat.
2.    Potensi Mental Intelektual (Intellectual Quotient)
Potensi diri ini adalah potensi kecerdasan yang terdapat di otak manusia (terutama otak bagian kiri). Fungsi dari potensi ini yaitu untuk merencanakan sesuatu, menghitung dan menganalisis.
3.    Potensi Sosial Emosional (Emotional Quotient)
Potensi diri ini sama dengan potensi mental intelektual, tetapi potensi ini terdapat di otak manusia bagian kanan. Fungsinya yaitu untuk bertanggung jawab, mengendalikan amarah, motivasi, dan kesadaran diri.
4.    Potensi Mental Spiritual (Spiritual Quotient)
Potensi ini merupakan potensi kecerdasan yang berasal dari dalam diri manusia yang berhubungan dengan kesadaran jiwa, bukan hanya untuk mengetahui norma, tapi untuk menemukan norma.
5.    Potensi Daya Juang (Adversity Quetient)
Sama seperti potensi mental spiritual, potensi daya juang juga berasal dari dalam diri manusia dan berhubungan dengan keuletan, ketangguhan, dan daya juang yang tinggi.

2.3     Cara Mengenali Potensi Diri
Pada dasarnya setiap manusia memiliki kekuatan dan potensi masing-masing. Tapi sampai saat ini masih banyak yang belum menyadari potensi di dalam dirinya sendiri. Padahal potensi setiap orang sangat menunjang kesuksesan hidupnya jika diasah dengan baik.
Berikut ini adalah cara mengetahui potensi diri, yaitu :
1.    Bidang apa saja yang kita senangi. Sesuatu yang penuh gairah dan semangat kita lakukan. Tanpa harus diminta atau disuruh. Anda akan melakukannya secara sukarela tanpa dibayar, bahkan anda mau mengeluarkan uang untuk apa yang anda lakukan. Inilah yang disebut dengan hobi. Seseorang yang punya hobi tertentu akan melakukannya dengan sepenuh hati. Misalnya orang yang hobi memelihara tanaman, dia rajin menyiram dan merawat tanaman setiap hari. Dia rela mengeluarkan uang berapapun untuk membeli tanaman, pupuk, alat-alat dan semacamnya. Hobi bisa membawa kebahagiaan dan juga penghasilan. If we do what we love, then money will follow.
2.    Bertanya kepada orang terdekat. Orang yang paling tahu diri anda adalah orang terdekat. Bisa orang tua, kakak-adik, saudara, keluarga, atau teman. Merekalah yang tahu tentang diri anda dari kecil sampai dewasa. Jadi mereka tahu apa potensi diri anda. Terkadang kita tidak menyadari potensi yang kita miliki, perlu orang lain untuk membantu menyadarkan.
3.    Mencoba hal-hal baru. Begitu banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Wawasan, pergaulan dan keberanian yang terbataslah yang menghambat kita untuk melakukannya. Kita bisa mencoba hal-hal baru yang belum pernah kita lakukan. Tentu saja yang kita lakukan tidak boleh melanggar hukum yah. Dengan mencoba banyak hal, mungkin kita akan menemukan potensi diri yang selama ini tersembunyi.
4.    Banyak membaca, melihat dan merasakan. Dengan begitu akan banyak informasi dan pengetahuan yang bertambah. Bacaan dan tontonan yang kita sukai itu bisa jadi adalah sebuah potensi. Jika anda suka membaca perkembangan dunia komputer, internet dan semacamnya. Anda bisa menjadi ahlinya, asalkan terus konsisten untuk menambah pengetahuan.

5.    Kenali diri sendiri
Coba buat daftar pertanyaan, seperti: apa yang membuat anda bahagia; apa yang anda inginkan dalam hidup ini; apa kelebihan dan kekuatan anda; dan apa saja kelemahan anda. Kemudian jawablah pertanyaan ini secara jujur dan objektif. Mintalah bantuan keluarga atau sahabat untuk menilai kelemahan dan kekuatan anda.
6.    Tentukan tujuan hidup
Tentukan tujuan hidup anda baik itu tujuan jangka waktu pendek maupun jangka panjang secara realistis. Realistis maksudnya yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensi anda. Menentukan tujuan yang jauh boleh aja asal diikuti oleh semangat untuk mencapainya.
7.    Kenali motivasi hidup
Setiap manusia memiliki motivasi tersendiri untuk mencapai tujuan hidupnya. Coba kenali apa motivasi hidup anda, apa yang bisa melecut semangat anda untuk menghasilkan karya terbaik, dll. Sehingga anda memiliki kekuatan dan dukungan moril dari dalam diri untuk menghasilkan yang terbaik.
8.    Hilangkan negative thinking
Enyahkan pikiran-pikiran negatif yang bisa menghambat langkah anda mencapai tujuan. Setiap kali anda menghadapi hambatan, jangan menyalahkan orang lain. Lebih baik coba evaluasi kembali langkah anda mungkin ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Kemudian melangkahlah kembali jika anda telah menemukan jalan yang mantap.
9.    Jangan mengadili diri sendiri
Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam mencapai tujuan anda, jangan menyesali dan mengadili diri sendiri berlarut-larut. Hal ini hanya akan membuang waktu dan energi. Bangkit dan tataplah masa depan. Jadikan kegagalan sebagai pengalaman dan bahan pelajaran untuk maju.

Potensi diri itu harus digali, sama seperti minyak bumi. Tidak ada minyak yang berada di atas tanah. Kita harus mencari lokasi yang tepat untuk menggali minyak. Kedalamannya pun tidak selalu sama. Ada yang cepat ditemukan, ada juga yang perlu menggali lama karena minyaknya ada jauh di kedalaman.
Tidak ada manusia yang lahir ke dunia langsung menjadi ahli di bidang tertentu. Semua harus diraih dengan proses. Jika anda sudah tahu potensi diri anda, itulah modal kesuksesan. Jika anda bisa mengembangkan potensi anda menjadi prestasi, kesuksesan sudah menanti.

2.4     Membangun Potensi Diri
Kita sebagai insan diberikan kelebihan dari yang lainnya, oleh karena itu pertahankanlah potensi diri dan berusaha untuk menambahnya, bukan berada dalam kebinasaan.
Allah swt berfirman dalam surah Al baqarah ayat 195 yang artinya “Dan belanjakanlah harta bendamu dijalan Allah dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan dan berbuat baiklah kamu karena Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik”.
Aktifitas yang terus menerus dilakukan siang dan malam hendaknya selalu diisi dengan perbuatan yang baik dan sesuai norma agama, sehingga benar-benar menggambarkan pribadi yang dibimbing pada amal shaleh, lain halnya dengan pribadi yang langkah kaki dan pikirannya yang diselimuti nafsu angkara murka, tingkah laku yang dikuasai nafsu jahat tentu akan mendatangkan perkataan dan perbuatan jahat dan kejam.
Pikiran yang jauh dari mengingat Allah akan berpengaruh pada jiwanya, sehingga prilakunya tidak bisa dikendalikannya lagi, yang dianggap penting adalah kepuasan pribadinya terpenuhi, jalan pentas selalu ditempuh tanpa memperhatikan hak dan kewajiban sebagaimana layaknya hidup seorang muslim, mereka inilah orang yang akal pikirannya dikuasai syaitan, sebagaimana firman Allah pada surah Al mujadalah ayat 19 yang artinya :Syaitan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah mereka itulah golongan syaitan, ketahuilah bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi”.
Kalau setan sudah menguasai diri seseorang, eh apa yang terjadi, tentu tumbuh dan suburnya berbagai penyakit rohani seperti iri hati, malas, dengki, suka berlaku kejam berbohong dan lainnya. Atas pribadi yang dilanda penyakit tersebut mari kita hilangkan dengan berangsur-angsur minta pertolongan Allah dan mengisi diri dengan kegiatan yang mendatangkan manfaat bagi pribadi dan orang lain.
Kini kita berada dibulan penuh rahmat, maka sepantasnya sifat jahat kita tinggalkan, kita bakar perbuatan angkara murka dan membakar kemungkaran yang membelenggu jiwa raga manusia, meninggalkan dalam pikiran yang jahat serta tindakan yang hampa nilai hakikat dan tujuan hidup bahkan lupa kepada Allah yang menciptakan alam semesta dengan tekad yang kuat akan kembali pada prilaku baik tentunya jiwa kita diisi dengan bentuk kebaikan, menghiasi diri degan akhlak terpuji, sehingga prilaku yang diperankan ditengah masyarakat membawa kedamaian dan kesejahteraan baik bagi dirinya sendiri terlebih lagi aman bagi orang lain.
Kesamaan dalam menjaga kedamaian tentunya memudahkan bagi setiap orang dalam melakukan kegiatan sehari-hari, inilah gambaran akhlak baik mendatangkan masyarakat yang baik pula, sehingga satu sama lain dapat dijadikan contoh teladan dalam hidup bermasyarakat.

2.5       Usaha-Usaha Pengembangan Potensi Diri.
Setiap bangsa di dunia ini tentu memiliki kekhasan yang berbeda satu dengan yang lain. Tidak terkecuali dengan bangsa dan negara Indonesia. Sejak berdirinya pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia telah memiliki prestasi diri yang tidak sedikit. Prestasi diri adalah suatu kebanggaan yang telah dimiliki/diraih oleh suatu bangsa. Prestasi diri dapat dimiliki oleh individu maupun kelompok bahkan bangsa. Seperti baru-baru ini Human Development Index Indonesia tahun 2007 menduduki peringkat 107 dunia, atau mengalami peningkatan prestasi dalam menangani korupsi dan tidak lagi menjadi negara terkorup seperti sebelumnya.
Apakah mereka dapat disebut telah berprestasi ? Coba bandingkan pemahaman kalian tentang aktivitas dan hubungannya dengan prestasi diri dengan paparan berikut ini. Setiap manusia apapun profesinya tentu akan mempunyai keinginan untuk berprestasi. Oleh karena dengan berprestasi seseorang akan dapat menilai apakah dirinya sudah berhasil mencapai tujuan hidupnya atau tidak, juga untuk membawa nama baik bangsa dan negara jika memang bisa. Pengertian prestasi yaitu hasil yang telah dicapai, dilakukan, diperoleh atau dikerjakan. 
Potensi tiap orang tidak akan sama, ada yang berpotensi dalam hal :
a.       melukis
b.      berolahraga
c.       irama musik
d.      cepat menghitung
e.       puisi
f.       pemimpin
g.      menyesuaikan diri
h.      tampil menawan dan lain-lain
Manakah yang paling bagus potensinya? Tidak mungkin terjawab dengan tepat, karena masing-masing peristiwa menampilkan “tokoh” yang memiliki kecerdasan dalam bentuk yang berbeda-beda. Potensi antara orang satu dengan lainnya tentu tidak akan sama, dan seseorang tidak akan mungkin menjadi orang yang sama persis dengan orang yang dikagumi potensinya. Mengapa demikian? Pada hakikatnya manusia adalah individu ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki potensi diri yang berbeda satu dengan yang lainnya, sehingga prestasi diri setiap orang tentu tidak akan sama. Itu sebabnya para ahli berpendapat bahwa setiap siswa adalah individu yang unik (berbeda satu dengan lainnya).
Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik maka setiap orang berusaha berprestasi demi keunggulan bangsa Indonesia tercinta. Tentu sangat membanggakan jika kita dapat berprestasi seperti Taufik Hidayat, Susi Susanti, Gita Gutawa Juara menyanyi di Mesir tahun 2007, Usman Hasan Saputra, Hermawan Kertajaya, Prof Dr Ir BJ Habibie, Dahlan Iskan atau Ir Ciputra, serta masih banyak lagi yang dapat dilihat dan disaksikan sendiri. Semua berprestasi sesuai bidangnya masing-masing. Ada yang di bidang olah raga, seni, budaya, maupun ilmu pengetahuan serta enterpreneur (wiraswasta). Mengapa mereka dapat berprestasi di bidangnya, dan mengapa kita tidak atau belum mampu berprestasi seperti mereka ?

2.6       Hambatan-Hambatan Dalam Pencapaian Potensi Diri
Potensi yang dimiliki seseorang bisa berkembang atau tidak tergantung pada pribadi dan lingkungan. Banyak hanbatan yang menyebabkan potensi diri menjadi tidak terasah. Sementara menurut Mike Woodcook dan Dave Francis, hambatan-hambatan pengembangan potensi diri tersebut adalah sebagai berikut :
KETERANGAN
CIRI-CIRI PELAKU
Ketidakmampuan mengatur diri
Melalaikan kesehatan fisik, hidup tidak teratur, tidak menerima suatu kegagalan, merasa diri lemah
Nilai pribadi yang tidak jelas
Tidak mempermasalahkan nilai, bertindak berbeda dari nilai yang dianut, mengambil sikap pasif terhadap kehidupan, menghindari umpan balik, menghindari tanggung jawab
Tujuan pribadi yang tidak jelas
Tidak mempunyai tujuan pribadi, cenderung mengubah arah, tidak mengukur kemampuan, menghindari resioko, tidak punya keseimbangan pribadi, tidak mempunyai tujuan jelas
Pribadi yang kerdil
Menghindari tanggung jawab untuk belajar, menghindari tantangan, tidak menguji diri, menyembunyikan perasaannya, menghindari umpan balik
Kemampuan yang tidak memadai untuk memecahkan masalah
Mempunyai masalah yang tidak terselesaikan, menggunakan teknik yang kurang tepat, pendekatan yang tidak sistematis
Kreativitas rendah
Menghindari resiko, tidak belajar dari kesalahan, puas dengan kedudukan yang ada, cenderung tidak menyelesaikan tugas, tidak yakin akan kemampuan diri
Wibawa rendah
Merasa kurang dihargai, kurang bisa mengungkapkan pendapat, citra diri rendah, tidak mampu mengatur diri sendiri dan tidak mampu mengatur orang lain
Kemampuan pemahaman manajerial rendah
Kurang menganalisis kemampuan sendiri, mengikuti saja gaya kepemimpinan yang sudah umum, menciptakan suasana kerja yang negatif
Kemampuan menyelia rendah
Lalai memberikan pandangan positif terhadap kerja karyawan, membiarkan hasil kerja jelek, membiarkan karyawan kerja tanpa pengawasan
Kemampuan latih rendah
Tidak memandang penting aspek pelatihan suatu tugas, tidak tahu kebutuhan orang lain, tidak memberikan tugas yang memberikan tantangan, kurang memperhatikan potensi orang lain
Kemampuan membina tim rendah
Tidak dapat bekerja dalam sebuah tim, cenderung merasa paling mampu, mengabaikan kemampuan atau pendapat orang lain, kurang menghargai orang lain






























BAB III
PENUTUP

3.1     Kesimpulan
Kesimpulan dari makalah ini adalah bahwa kita harus mencapai prestasi setinggi tingginya tak peduli sesulit apapun. Termasuk untuk kita generasi muda, kitalah yang wajib mengangkat derajat bangsa ini dimata dunia baik berprestasi dalam bidang politik ataupun olahraga dan lain lain.

3.2     Saran
Penulis hanya bisa menyarankan semoga para pembaca dapat lebih termotivasi untuk menggapai prestasi setinggi tingginya. Tak ada yang sulit jika kita punya motivasi dan semangat yang cukup, lakukan segalanya sesuai kemampuan dan tak usah memaksakan diri jika memang tak mampu untuk meraih itu, berprestasilah dibidang yang kalian minati karena Pada hakikatnya manusia adalah individu ciptaanTuhan Yang Maha Esa yang memiliki potensi diri yang berbeda satu dengan yang lainnya, sehingga prestasi diri setiap orang tentu tidak akan sama. Itu sebabnya para ahli berpendapat bahwa setiap siswa adalah individu yang unik








DAFTAR PUSTAKA



http:// Muhamadfadhilah.blogspot.com